Fathan bercerita kalau Fatih, anak yang ada dalam kisahnya ini, tiba-tiba terlempar ke masa lalu. Fatih berada dalam pasukan Indonesia yang dipimpin oleh Jenderal Sudirman. Mereka berjuang melawan tentara Belanda dengan bergerilya. Fatih sangat mengagumi Jenderal Sudirman. Wah, gimana, ya, serunya pengalaman Fatih ini? Apakah Fatih bisa kembali ke masanya sekarang?
Semesta mencermati aktivitas Nirmala. Kegundahan yang dijalani Nirmala dirasakan juga oleh semesta. Riak-riak kebahagiaan Nirmala pun membuat semesta turut sumringah. Hingga suatu ketika, Nirmala berniat meledakkan diri menjadi bagian dari supernova. Angkasa adalah penyebab niatan Nirmala. Angkasa serupa lampu yang tiba-tiba mati. Tanpa kalimat apa pun, Angkasa pergi dan membiarkan Nirmala ters…
Buku ini memuat enam langkah jitu dalam hal berswasunting alias menyunting tulisan sendiri, baik itu artikel, makalah, skripsi, maupun tesis. Penulisnya Wahyu Wibowo sudah lama berkubang di jagad tulis menulis.
Benih-benih cinta yang tertanam empat puluh tahun silam tetap tumbuh rindang sangat lebat. akarnya menjalar dan mencengkram kuat cinta dari seorang anak manusia cinta dari tanah surga.dengan cinta itulah Amira belajar mencintai seseorang hanya karena Allah semata Bagaimana Cinta Itu sampai Ke Tanah Surga ? Novel ini akan membantu anda menemukan cinta di tanah surga...
Kegembiraan libur akhir pekan di Princess Academy, berbanding terbalik dengan suasana hati para putri kamar sembilan. Mereka tampak murung dan tidak bersemangat. Rupanya, mereka mulai dilanda bosan. Untuk menyiasati rasa bosan, Rosmalina mengusulkan untuk mendekorasi ulang kamar mereka. Seperti apa, ya, nuansa kamar baru mereka nantinya?
Ratu Folorinia beserta peri-perinya yang cantik dan mungil tinggal di Negeri Protozall. Negeri itu sangat nyaman, tapi tidak aman. Lho...kok, bisa ya, ada negeri yang nyaman, tapi tidak aman. "Buang semua cermin di Negeri Protozall, supaya mereka kapok! Aku ingin mereka mengubah sikap buruknya!" kata Ratu Folorinia kepada Peri Isabella. Peri Isabella mengangguk. Hmmm... Ada apa, sih, sebena…
Dalam kumpulan cerita pendek pertamanya ini, Dea Anugrah mempekerjakan seorang juru-kisah yang cerewet, sok-tahu, sinis, dan kadang tak patut dipercaya. Sang narator membingkai pelbagai momen dalam hidup, mulai dari masalah rumah tangga hingga situasi hidup-mati dalam perang, dan rnengizinkan pembaca ikut menyaksikannya. Ada kesan bahwa ia menggunakan bermacam-macam teknik penceritaan han…